Panduan Game

Simon Game Dijelaskan: Sejarah, Ilmu Pengetahuan, dan Panduan Latihan Memori [2026]

Pelajari tentang Simon, game memori klasik yang diciptakan oleh Ralph Baer pada tahun 1978. Temukan ilmu di balik memori urutan dan latih otak Anda dengan versi online gratis kami.

Waktu baca: ~8 min

Apa itu Game Simon?

Simon adalah game memori elektronik klasik di mana pemain harus menonton dan mengulangi urutan cahaya dan suara yang semakin panjang. Empat tombol berwarna—merah, biru, hijau, dan kuning—masing-masing menghasilkan nada unik saat menyala. Pemain mengulangi pola dengan tepat, dan dengan setiap keberhasilan, urutan bertambah satu.

Diciptakan oleh Ralph Baer pada tahun 1978 dan diproduksi oleh Milton Bradley, Simon menjadi salah satu game elektronik paling ikonik sepanjang masa. Game ini tetap populer hingga saat ini baik sebagai tantangan menyenangkan maupun alat latihan otak yang efektif untuk memori urutan.

Latar Belakang Ilmiah

Sejarah Simon

Simon diciptakan oleh Ralph Baer, yang sering disebut "Bapak Video Game." Pada tahun 1976, Baer dan Howard Morrison menemukan game arcade Atari "Touch Me" di sebuah pameran dagang. Baer berkomentar bahwa gameplay-nya bagus tetapi eksekusinya—visual membosankan dan suara yang menyebalkan—sangat buruk. Mereka bertekad untuk membuat versi yang lebih baik.

Baer membangun prototipe menggunakan mikrokontroler Texas Instruments TMS 1000. Nada-nadanya terinspirasi dari not terompet. Pada Mei 1978, Simon diluncurkan di Studio 54 di New York City dengan pesta tengah malam di mana replika raksasa turun dari langit-langit. Game ini menjadi salah satu mainan terlaris pada musim Natal tahun itu dengan harga eceran $24,95.

Ilmu Pengetahuan Memori Urutan

Kemampuan kognitif utama yang dilatih Simon adalah memori urutan (serial recall)—kemampuan untuk mengingat informasi dalam urutan tertentu. Keterampilan ini mendasari akuisisi bahasa, penampilan musik, dan prosedur sehari-hari yang tak terhitung jumlahnya.

Penelitian terkenal psikolog George Miller pada tahun 1956 menetapkan bahwa memori kerja manusia dapat menampung sekitar 7±2 item. Di Simon, untuk melampaui batas ini, pemain harus menggunakan strategi seperti chunking (mengelompokkan item) dan rehearsal (pengulangan mental).

Koneksi Memori Kerja

Saat bermain Simon, memori kerja Anda memproses segmen warna dan suara yang tidak teratur. Anda dapat memanfaatkan phonological loop dengan mengingat ritme nada, atau menggunakan visuospatial sketchpad untuk memvisualisasikan pola warna. Kedua strategi ini meningkatkan retensi.

Kemampuan Kognitif yang Diukur

Memori Urutan

Kemampuan untuk mengingat informasi dalam urutan yang benar. Penting untuk bahasa, musik, dan rutinitas sehari-hari.

Memori Kerja

Kemampuan untuk menyimpan sementara dan memproses informasi. Bertindak sebagai prosesor pusat otak.

Memori Auditori

Kemampuan untuk mengingat informasi suara. Nada unik setiap warna berfungsi sebagai petunjuk memori.

Perhatian

Kemampuan untuk fokus pada pola dan melacaknya dengan akurat. Membutuhkan perhatian berkelanjutan dan bergantian.

Cara Bermain

  1. Mulai Game

    Klik tombol "Start" untuk memulai. Anda dapat memilih kecepatan tampilan (lambat, normal, atau cepat) sebelum memulai.

  2. Perhatikan Polanya

    Komputer menyalakan satu warna dan memainkan nada yang sesuai. Perhatikan dengan seksama warna mana yang menyala dan dalam urutan apa.

  3. Ulangi Polanya

    Ketika giliran Anda, klik warna dalam urutan yang sama (atau gunakan tombol keyboard). Keberhasilan akan membawa Anda ke ronde berikutnya.

  4. Pola Bertambah

    Dengan setiap keberhasilan, satu warna baru ditambahkan ke urutan. Pola terus bertambah sampai Anda membuat kesalahan.

Panduan Skor

LevelPanjang PolaDeskripsi
Pemula4-6Level awal. Kebanyakan orang mulai di sini
Menengah7-10Dalam rentang Hukum Miller (7±2)
Lanjutan11-15Kemampuan memori urutan yang sangat baik
Ahli16+Memori kerja dan strategi yang luar biasa

Tips dan Strategi

  1. Gunakan Chunking - Pecah pola menjadi kelompok-kelompok kecil. Misalnya, ingat "merah-biru" dan "hijau-kuning-merah" sebagai unit terpisah daripada lima warna individual.

  2. Manfaatkan Suara - Setiap warna memiliki nada unik. Menggabungkan warna dengan suara sebagai ritme lebih efektif daripada memori visual saja.

  3. Pengulangan Verbal - Ulangi warna secara diam-diam saat Anda menonton: "merah, biru, hijau..." Ini melibatkan phonological loop Anda untuk retensi yang lebih baik.

  4. Buat Cerita - Bayangkan pola sebagai narasi: "Merah naik, biru bergerak ke kiri, hijau kembali." Ini menciptakan koneksi yang bermakna.

  5. Tetap Rileks - Ketegangan mengganggu memori. Ambil napas dalam-dalam dan pertahankan keadaan tenang saat bermain.

Menggabungkan dengan Dual N-Back

Simon dan Dual N-Back sama-sama melatih memori tetapi menargetkan aspek yang berbeda.

FiturSimonDual N-Back
Tipe MemoriUrutan (order)Pembaruan (N langkah ke belakang)
InformasiVisual + AuditoriVisual + Auditori
KesulitanPanjang pola bertambahLevel N-Back meningkat
Waktu Sesi2-5 menit15-20 menit
Sifat MemoriKumulatif (ingat semua)Pembaruan (buang info lama)

Menggabungkan keduanya memberikan latihan memori yang komprehensif. Simon menawarkan sesi cepat dan mudah diakses sementara Dual N-Back memberikan latihan fokus yang intensif.

Artikel Terkait:

FAQ

Q:

A:

Kesimpulan

Simon telah menjadi game memori yang dicintai sejak debutnya pada tahun 1978. Di balik aturannya yang sederhana tersembunyi alat yang efektif untuk melatih memori urutan dan memori kerja.

Tugas sederhana mengingat dan mereproduksi pola cahaya dan suara secara efektif merangsang fungsi kognitif. Game ini cepat, menyenangkan, dan cocok untuk semua usia—dari anak-anak yang mengembangkan keterampilan memori mereka hingga orang dewasa yang ingin tetap tajam secara mental.

Tantang diri Anda dan uji kemampuan memori urutan Anda!

Artikel Terkait

Mulai Latih Otak Anda Hari Ini

Rasakan latihan kognitif yang terbukti secara ilmiah dengan aplikasi gratis kami